Gerakan Ayah Sayang Anak (GASAK)
Oleh : Dra. Hj. Nurmah
KENDARI – Gasak atau Gerakan Ayah Sayang Anak merupakan salah satu inovasi yang lahir dari keprihatinan Dra. Hj, Nurmah, seorang penyuluh KB (Keluarga Berencana) Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Keprihatinan tersebut timbul karena maraknya fenomena sosial dengan melihat begitu banyaknya anak tanpa kehadiran dan peran seorang ayah.
Inovasi “Gerakan Ayah Sayang Anak disingkat dengan GASAK” hadir sebagai inovasi sosial yang mendorong keterlibatan aktif ayah dalam pengasuhan dan tumbuh kembang anak.
Melalui gerakan 1.5.1 Dimana 1.5.1. Ini memiliki makna bahwa setiap 1 hari diharapkan sosok ayah meluangkan waktu, 5 menit disetiap masuk waktu solat fardu dan sekali seminggu ayah meluangkan waktu 1 hari untuk komunikasi secara aktif dengan anak, untuk membersamai anak tanpa kehadiran gadget.
GASAK hadir dengan 1.5.1 diharapkan ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai figur pendamping, pendidik, pelindung anak sekaligus sebagai roll model bagi anak dalam kehidupan sehari-harinya. dikembangkan dengan pendekatan kreatif dan adaptif, meliputi edukasi pengasuhan, kegiatan interaktif ayah dan anak, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana kampanye positif. Inovasi ini diharapkan mampu membangun hubungan emosional yang kuat antara ayah dan anak, menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis, serta mendukung terwujudnya generasi yang berakhlak, sehat, cerdas, dan berkarakter.
Adapun pola 1.5.1 yaitu
1. Ayah sebagai alarm : ayah selalu mengingatkan anak untuk melaksanakan kewajiban sebagai hamba Allah yaitu solat wajib 5 waktu, pengingat tentang sesuatu yang salah dan benar;
2. Ayah sebagai pendongeng
Kampanye kebiasaan ayah membacakan cerita sebelum tidur (offline / rekaman suara).
3. Ayah sebagai Partner
dalam kehidupan sehari-hari ayah sebagai tempat curahan hati anak, dan mengerjakan pekerjaan rumah secara bersama-sama.
Berharap dengan inovasi GASAK ini ayah-ayah yang berada dilingkungan kita semakin paham dan sadar tentang pentingnya kehadiran ayah dalam kehidupan sehari-hari anak.






