Kendari – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka, menyalurkan sebanyak Rp115 juta dana Zakat, Infak dan Sedekah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk usaha kecil menengah salah satunya binaan Himpunan Pengusaha Tolaki Indonesia (HIPTI)
Andi Sumangerukka menyampaikan, penyaluran bantuan dana zakat, infaq, sedekah dan bantuan sosial keagamaaan Baznas ini sebagai bentuk kepedulian sosial dalam memberdayakan dana umat untuk kesejahteraan masyarakat.
Ia mengatakan penyalurkan dana zakat dan bantuan sosial keagamaan Baznas di akhir 2025 khususnya untuk para pelaku usaha kecil dan pegawai pemerintah guna membantu kondisi ekonomi serta mengurangi kesenjangan sosial.
Sementara itu, Kepala Baznas Sulttra, Punardin, menguraikan, total ada 113 penerima manfaat yang mendapat bantuan Baznas di akhir 2025.
Bantuan ini berupa 100 paket sembako untuk para pegawai pemerintah non ASN seperti cleaning service, sekurity serta pegawai berpenghasilan dibawah Rp3 juta.
“12 orang dari usaha kecil yang ada di Kendari, Konawe, Konawe Selatan. Kemudian satu bantuan untuk usaha perbengkelan di Kendari,”ungkap Punardin.
Ia mengatakan klasifikasi pelaku usaha penerima manfaat Baznas yang pengasilan perbulan dibawah Rp2 juta.
Salah seorang pemilih UMKM yang menerima bantuan mengaku berterima kasih kepada Baznas karena telah memberikan perhatian kepada pemilik usaha dalam mengembangkan ekonomu UMKM.
“Bantuan ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas usaha. Semoga BAZNAS selalu amanah, dan terus membawa manfaat bagi umat,” ungkap Nia, pedagang UMKM.
Ia mengatakan usaha kuliner yang dikemangkanya bernama Sagu Momina, yang merupakan produk pangan olahan siap saji dari makanan khas Tolaki yakni Sagu.
UMKM ini bertempat di Kota Kendari dan menjasi sektor usaha mikro kecil yang dibina Himpunan Pengusaha Tolaki Indonesia (HIPTI).
“Terimakasih juga kepada pak ketum Hipti Rusmin Abdul Gani yang selama ini mendukung penuh pelaku usaha kecil di bawah naungan Hipti,”ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan ketua HIPTI Sultra, Rusmin Abdul Gani usai UMKM binaan mereka mendapat bantuan dari Baznas Sultra.
Ia mengatakan bantuan tersebut menunjukan bahwa Baznas bukan hanya memperhatikan masyarakat kurang mampu, tetapi bisa memberikan modal usaha kepada pelaku usaha kecil dengan dana keagamaan.
“Karena selama ini yang kita tau Baznas hanya bergerak di bidang keagamaan tapi ternnyata bisa memberikan modal usaha UMKM,”ungkap Rusmin.
Menurut Rusmin, bantuan Baznas kepada UMKM Sagu Momina binaan HIPTI Sultra merupakan yang pertama kali. Karena selama ini para pelaku UMKM tersebut hanya mendapat modal dari pinjaman perbankan atau pembiayaan melalui kredit usaha.
Rusmin mengatakan perhatian Baznas kepada para UMKM ini karena mereka mengembangkan produk pangan olahan yang jadi ciri khas daerah.
“Apalagi Sagu Momina ini sering tampil di berbagai kegiatan kuliner sperti pameran dan sering dibeli wisatawan lokal,”ujarnya.






